Alat Musik Tradisional Khas Padang Beserta Penjelasannya

Sumatera Barat yaitu satu diantara propinsi di Pulau Sumatera yang mempunyai Ibukota Provinsi di Kota Padang. Propinsi Sumatera Utara yang terbagi dalam 12 Kabupaten serta 7 Kota ini sebagian besar berpenduduk etnis Minangkabau.

Alat Musik Tradisional Padang

Alat Musik Tradisional Padang

Gambar Alat Musik Tradisional Padang

Alat musik tradisionil Sumatera Barat begitu di pengaruhi oleh Nuansa Minangkabau. Hal semacam ini karena sebab nuansa musik minang begitu enak didengarkan meskipun diracik dengan alat musik moderen sekarang ini. Hingga alat musik tradisionil Sumatera Barat kelihatannya selalu terbangun meskipun keluar beragam tehnologi alat musik moderen.

Mengenai Alat Musik Tradisional Padang yang kita kenal sekarang ini diantaranya yaitu :

1. Saluang

Saluang yaitu alat musik tradisionil dari Sumatera Barat yang terbuat dari Bambu Talang. Saluang mempunyai diameter sekitaran 3-4 cm, panjangnya 40 – 60 cm serta cuma mempunyai 4 lubang. Alat musik tradisionil Saluang ini dimainkan lewat cara ditiup. Kekhasan dari saluang ini yaitu kalau peniup saluang akan memainkan Saluang tanpa ada henti dari pertama hingga akhir lagu.

Di Ranah Minang, saluang umumnya bukan sekedar terdengar sendiri. Alat musik yang terbuat dari seruas buluh ini, jadi pengiring dendang pantun. Pantun yang dilantunkan, umumnya diisi sindiran, ratapan, saran, maupun gurauan. Umumnya Bila Saluang di tiup Tanpa ada di temani nyanyian di tujukan untuk Penyembuhan serta kebathinan.

2. Talempong

Talempong yaitu alat musik jam tradisionil ciri khas minangkabau. Alat musik tradisionil yang berkembang di orang-orang Sumatera Barat ini terbuat dari kuningan, tetapi beberapa ada juga yang terbuat dari kayu serta batu.

3. Pupuik Batang Padi

Pupuik batang padi adalah alat musik tradisionil yang berkembang di daerah Agam Sumatera Barat. Meskipun pupuik batang padi ini cuma terbuat dari batang padi, walau demikian alat ini jadi sisi dari hiburan rakyat yang meramaikan kehidupan orang-orang Sumatera Barat. Alat musik tradisionil Sumatera Barat ini lalu bisa disambung dengan lilitan daun kelapa hingga nada yang dibuat makin melengking serta bisa didengar sampai jarak 2 km..

4. Serunai

Serunai yaitu alat musik tradisionil yang terbuat dari batang padi, kayu atau bambu, tanduk kerbau atau daun kelapa yang dimainkan lewat cara ditiup. Serunai mempunyai panjang sekitaran 20 cm, mempunyai 4 lubang berjarak 2, 5 cm. Peranan dari lubang itu yaitu untuk mengatur irama. Sesaat, suara alat musik ini sama juga dengan alat musik moderen yang lain, yakni suara pentatonis atau do-re-mi-fa-sol. Suara ini memanglah umum pada alat musik tradisionil Minang.

5. Tambua & Tansa

Tambua adalah alat musik dari Sumatera Barat yang terbuat dari kayu yang dilubangi tengahnya, umumnya memiliki ukuran panjang 60-70 Cm serta diameter lingkaran 40-50 Cm dan mempunyai ketebalan lingkarannya 1-1, 5 Cm. Pada ke-2 bagian nya di beri kulit binatang (umumnya kulit kambing) yang sudah dikeringkan serta dikencangkan demikian rupa memakai tali yang ikatan nya juga di buat menarik.

Alat kesenian ini digunakan untuk melambangkan suka ria serta umum digunakan pada acara pesta pernikahan, penyambutan tamu-tamu istimewa atau dalam rencana acara Batagak Gala Kebiasaan atau Batagak Gadang.

Tambua dipukul dengan serentak dengan irama serta pergerakan yang teratur yang dikomandoi oleh satu alat kesenian bernama ” Tansa “. Berdasar pada irama Tansa ini lah alat kesenian Tambua ini ditabuh. Tansa berbentuk bejana berupa kuali dengan diameter 14 inch terbuat bahan alumunium yang permukaannya ditutup kulit tidak tebal, pada awal perubahan tambua tansa digunakan kulit kijang, tetapi sesuai sama perubahan jaman, kulit kijang telah mulai tidak gunakan sekali. (Sumber alatmusik.org)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *